Ringkasan Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e Volume 6 Chapter 1

Chapter 1 : Perubahan Kelas D

  • Setelah festival olahraga selesai, sekolah mengadakan pemilihan umum untuk memutuskan siapa yang akan bertanggung jawab atas dewan murid berikutnya.

  • Horikita Manabu menyampaikan sepatah kata sebagai ketua dewan murid untuk yang terakhir kalinya.

  • Miyabi Nagumo akan menjadi ketua dewan murid yang baru, sosok Ichinose juga terlihat dalam jajaran kepengurusan yang baru.

  • Nagumo menyampaikan bahwa dia akan menghancurkan semua sistem yang telah deprtahankan oleh dewan murid sebelumnya. Nagumo menjanjikan sebuah revolusi besar dalam waktu dekat.

  • Lingkungan kelas D mulai berubah, mereka sudah mulai memiliki kerja sama sebagai sebuah kelas. Kelas D yang awalnya memiliki masalah dengan keterlambatan, tidur di kelas, dan masalah lainnya, kini telah menujukkan perubahan.

  • Setelah festival olahraga, Ike dan Yamauchi sudah tidak terlalu dekat dengan Ayanokouji lagi, mereka mungkin berpikir bahwa Ayanokouji berada di level yang lebih tinggi dari mereka.

  • Seorang perempuan memanggil Ayanokouji, dia adalah Satou Maya. Dia ingin mengatakan sesuatu kepada Ayanokouji.
Satou Maya
  • Satou bertanya kepada Ayanokouji tentang apakah dia sudah memiliki pacar, Ayanokouji mengatakan tidak.

  • Satou meminta nomor ponsel Ayanokouji, mereka saling bertukar nomor. Satou mengatakan bahwa selama festival olahraga Ayanokouji terlihat keren.

  • Ayanokouji bertemu dengan Katsuragi, Katsuragi ingin agar Ayanokouji mengatakan kepada Horikita bahwa dia tidak boleh meremehkan Ryuuen. Ryuuen adalah keberadaan yang sangat berbahaya.

  • Katsuragi pernah bekerja sama dengan Ryuuen dan dia menyesal pernah melakukan itu.

  • Perolehan poin setelah festival olahraga: Kelas A (874 poin), Kelas B (753 poin), Kelas C (542 poin) dan Kelas D (262 poin).

  • Karuizawa menelpon Ayanokouji, dia menyakan apakah Satou menembaknya, Ayanokouji mengatakan bahwa mereka hanya bertukar nomor. Rumor tentang Satou dan Ayanokouji sudah tersebar di kalangan murid perempuan kelas D.

  • Ayanokouji beranggapan bahwa Karuizawa mungkin khawatir jika Ayanokouji dan Satou saling berbicara, maka ada kemungkinan informasi tentang Karuizawa akan bocor atau Ayanokouji mungkin hanya akan peduli kepada Satou dan lalai melindungi Karuizawa.

  • Ayanokouji menegaskan jika terjadi sesuatu kepada Karuizawa maka dia akan segera melakukan pencegahan dan bergegas menolongnya.

  • Ada masalah tentang kelas C yang mengetahui seluruh situasi tentang Karuizawa dan Ryuuen yang ada dibelakang mereka. Ayanokouji mungkin akan bertindak untuk menyerang mereka, dan kemungkinan itu sudah mendekat.

  • Ayanokouji menyuruh Karuizawa untuk menghapus catatn telepon darinya.

  • Ayanokouji akan segera melakukan sesuatu.

Chapter 2

Ringkasan Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e Volume 5 Epilog

Chapter Epilog : Awal Era yang Baru

  • Acara terkahir akan segera dimulai, Lari estafet 1200 meter.

  • Sudou akhirnya kembali, dia membungkuk meminta maaf kepada seluruh murid tentang kelakuaanya yang jelek bahkan sampai memukul Hirata.

  • Suodou akan ikut berlari, Horikita meminta pengganti karena keadaanya yang tidak memungkinkannya untuk mengikuti lomba.

  • Daftar pelari untuk kelas D adalah; Hirata, Miyake, Maezono, Onodera, Sudou dan Kushida yang menggantikan Horikita.

  • Tepat sebelum memulai lomba, Miyake juga mengajukan pergantian karena kakinya yang terkilir. Ayanokouji mengambil peran menggantikan Miyake.

  • Sudou akan menjadi pelari pertama untuk kelas D, pelari selanjutnya adalah Hirata dan tiga perempuan, Ayanokouji akan menjadi pelari terakhir.

  • Ayanokouji memang berniat untuk berpartisipasi dalam lari estafet ini, dia rencananya akan mengganti Hirata namun hal itu sudah tidak diperlukan.

  • Sudou yang menjadi pelari pertama berhasil memimpin dengan jarak yang sangat lebar, tongkat kemudian berpindah ke Hirata dan jarak semakin dekat.

  • Pelari keempat dari kelas A tahun ketiga terjatuh.

  • Saat tongkat sampai kepada pelari kelima yakni Kushida, kelas D sudah berada di posisi ketujuh.

  • Seorang murid dari kelas A tahun kedua tertawa, dia adalah wakil presiden dewan murid, Miyabi Nagumo.

  • Nagumo mengatakan kepada Horikita Manabu bahwa dia akan merubah system sekolah yang membosankan ini, dia menyebutnya system elit sekolah.
Nagumo Miyabi dan Horikita Manabu
  • Tongkat diberikan kepada perwakilan tahun kedua, Nagumo, Diikuti oleh Shibata. Shibata dengan penuh semangat mulai mengejar Nagumo.

  • Ayanokouji dan Horikita Manabu melakukan kontak. Ayanokouji mengatakan bahwa dia tidak tertarik dengan festival olahraga dan dia sudah melihat hasilnya.

  • Saat rekan Horikita Manabu mendekat, Ayanokouji mengatakan sesuatu kepadanya “Apa kau tertarik melihat orang seperti apa aku ini sebenarnya?”. Mendengar ucapan itu, Horikita Manabu yang sudah menerima tongkat tidak bergerak sedikitpun dari tempatnya.

  • Pada akhirnya akan terjadi pertandingan antara Ayanokouji dan Horikita Manabu. Para penonton heran dengan Horikita Manabu yang tidak berlari walaupun sudah menerima tongkat.

  • Kushida sudah mendekat, Ayanokouji mengatakan kepada Horikita Manabu untuk mengeluarkan semua kemampuannya.

  • Ayanokouji menerima tongkat dari Kushida, Ayanokouji dan Horikita Manabu berlari dengan kecepatan yang luar biasa dan dengan cepat berhasil mengejar ketertinggalan. Ini adalah pertandingan satu lawan satu.

  • Setelah pertandingan selesai, Karuizawa mengatakan bahwa itu tadi sangat cepat. Pada saat pertandingan, Ayanokouji berhasil disalip oleh Horikita Manabu karena pelari yang ada di depannya terjatuh dan menghalangi lintasan Ayanokouji.

  • Sudou juga mengatakan bahwa Ayanokouji berlari dengan sangat cepat, seluruh kelas menatap Ayanokouji dengan rasa ingin tahu.

  • Horikita mendekati Ayanokouji, itu membuat Karuizawa harus menjauh dari Ayanokouji. Sakura juga dari jauh menatap Ayanokouji.

  • Sekolah mengumumkan hasil dari festival olahraga, Tim merah menang.

  • Posisi untuk angkatan pertama juga diumumkan;

    1. Posisi pertama : Kelas B
    2. Posisi kedua : Kelas C
    3. Posisi ketiga : Kelas A
    4. Posisi keempat : Kelas D

  • Hasil yang didapatkan:

    1. Kelas A : minus 50 poin (karena berada di posisi ketiga)
    2. Kelas B : plus 50 poin (karena menempati posisi pertama) dan minus 100 poin (karena tim putih kalah)
    3. Kelas C : minus 100 poin (karena tim putih kalah)
    4. Kelas D : minus 100 poin (karena menempati posisi terakhir)

  • Peserta terunggul untuk tahun pertama diberikan kepada Shibata dari kelas D, Sudou sedikit kecewa dengan hasil ini karena jika dia berhasil menang maka dia berhak memanggil Horikita dengan nama depannya.

  • Sudou yang tidak berada di posisi pertama mendapat hukuman dari Horikita, Sudou di perintahkan untuk tidak menggunakan kekerasan tanpa alasan yang jelas.

  • Horikita juga mengatakan bahwa dia patut dihukum karena hasil buruk yang dia dapatkan selam festival olahraga. Sebagai hukuman, dia memberikan izin kepada Sudou untuk memanggilnya dengan nama depannya.

  • Seorang murid perempuan dari kelas A mendatanngi Ayanokouji dan mengatakan bahwa dia ingin bertemu dengannya di gerbang depan sekolah pada jam 5 sore..

  • Horikita mengatakan kepada Ayanokouji bahwa sebelum mengatasi masalah internal kelas D, dia pertama-tama harus bersujud. Namun dia tidak menjelaskan detailnya.

  • Horikita dan Kushida pergi menemui Ryuuen.

  • Horikita mengatakan kepada Kushida untuk menghentikan sandiwaranya, dia tahu tentang Kushida yang membocorkan informasi tentang kelas D. Horikita juga mengatakan bahwa ini saatnya untuk mereka berhadapan satu sama lain.

  • Horikita dan Kushida berasal dari SMP yang sama, mendengar hal itu, ekspresi Kushida tiba-tiba berubah.
Horikita Suzune dan Kushida Kikyo
  • Horikita mengetahui niat Kushida yang ingin mengeluarkannya dari sekolah.

  • Horikita tetap bersikukuh bahwa dia tidak bersalah tentang kejadian yang dia alami dengan Kinoshita. Dia masih tetap yakin bahwa ini adalah perangkap Ryuuen.

  • Ryuuen menjelaskan bahwa dia menerima tabel partisipasi dari Kushida dan menugaskan orang yang tepat pada setiap lomba. Dan dia menempatkan dua kartu as nya untuk menghancurka Horikita.

  • Kinoshita dilatih untuk melakukan kontak dengan lawannya dan membuat jatuhya terlihat alami. Luka serius yang didapatkan Kinoshita pun bukan dari kecelakaan tersebut, namun dari Ryuuen yang sengan kejam menginjak kaki Kinoshita.

  • Kinoshita menyetujui rencana tersebut dengan imbalan 500.000 poin.

  • Horikita mengeluarkan ponsel miliknya dan mengatakan bahwa dia merekam semua pembicaraan Ryuuen.

  • Ryuuen tertawa dengan keras, dia mengatakan bahwa diskusi ini awalnya hanyalah sebuah khayalan. Horikita menanggapi bahwa dia hanya harus memotong bagian Ryuuen yang mengatak “khayalan” dan mengedit rekamannya.

  • Ryuuen kemudian menunjukkan sebuah video full tentang percakapan mereka dan bukti itu lebih bisa dipercaya daripada sebuah rekaman yang sudah dipotong. Kekalahan telak untuk Horikita, Ryuuen dan Kushida tertawa.

  • Sebelum Horikita sempat bersujud, ponsel Ryuuen tiba-tiba berbunyi, dia menerima sebuah pesan suara.

    “Dengar, Bodoh. Kita akan mengatur jebakan untuk Horikita Suzune, Kelas D. Apa yang harus kita lakukan” aku akan menawarkanmu strategi itu. Aku akan menunjukkan kepadamu sesuatu yang menarik”.
  • Itu adalah suara Ryuuen saat merencanakan startegi yang akan dia lakukan selama festival olahraga.

    “di pertandinagn lari rintangan, kau akan berlari melawan Suzune dan melakukan kontak dengannya. Lakukan apa saja agar dia terjatuh. Setelah itu, aku akan bertanggung jawab atas cederamu dan merampok sejumlah uang untukmu”.

  • Kushida yang mendengar rekaman itu merasa bingung dan meminta penjelasan kepada Ryuuen.

  • Ryuuen terlihat senang dengan hal itu, dia mengatakan bahwa ada penghianat juga di kelas C. Ryuuen mengambil kesimpulan bahwa ada seseorang yang mengendalikan semua kejadian ini, orang itu mengetahui tentang penghianatan Kushida dan fakta bahwa Suzune akan hancur selama festival olahraga.

  • Kushida telah dipermainkan, Kushida mengatakan apakah Ayanokouji yang melakukan semua itu, Ryuuen hanya mengatakan bahwa Ayanokouji juga merupakan seorang kandidat.

  • Ryuuen gagal mendapat sejumlah sujud dan poin dari Horikita, namun ini memberikan kesenangan baru kepada Ryuuen untuk menemukan orang dibalik semua kejadian ini.

  • Horikita hanya mengingat satu orang yang bisa melakukan semua ini, yakni Ayanokouji Kiyotaka.

  • Ayanokouji menuju gerbang sekolah dan bertemu dengan murid perempuan dari kelas A. perempuan itu membawa Ayanokouji ke lantai 3 gedung khusus.

  • Dengan menggunakan tongkat, Sakayanagi muncul di hadapan Ayanokouji. Mereka saling menatap satu sama lain.

  • Sakayanagi mengatakan bahwa dia pernah bertemu dengan Ayanokouji sebelumnya, tepatnya 8 tahun 243 hari lalu. Namun Ayanokouji berkata bahwa dia tidak mengenalnya.

  • “Ruang Putih” itulah kata yang diucapkan Sakayanagi, hal itu membuat Ayanokouji terhenti dan sedikit bingung.

  • Ayanokouji yakin belum pernah melihat sosok Sakayanagi, dia juga tidak pernah kehilangan ingatannya.
Ayanokouji Kiyotaka dan Sakayanagi Arisu
  • Sakayanagi mengatakan bahwa semua hasil yang didapatkan kelas D sejauh ini adalah campur tangan Ayanokouji.

  • Sakayanagi kemudian menambahkan bahwa hanya dia yang layak mengubur si jenius palsu. Ayanokouji menanggapi perkataan itu dengan pertanyaan “Apakah kau mampu menguburku?”.

  • Sakayanagi memiliki keinginan untuk menghancurkan karya seni agung yang ayah Ayanokouji ciptakan.
Sekian untuk ringkasan volume 5 ini, terima kasih kepada kalian yang masih setia membaca di blog ini. Nantikan ringkasan volume berikutnya!

Ringkasan Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e Volume 5 Chapter 7

Chapter 7 : Apa yang Kau dan Aku Tidak Punya

  • Waktu kedua festival olahraga dimulai, sekarang saatnya untuk lomba untuk ‘Partisipasi yang direkomendasikan’.
  • Ayanokouji akan mewakili kelas D dalam lomba Scavenger hunt. Murid lain yang mengukuti pertandingan ini seharusnya adalah Sudou, namun karena ketidakhadirannya dia akan digantikan oleh Ike dengan menggunakan 100.000 poin milik Hirata.

  • Scavenger hunt adalah lomba dimana para murid akan menarik sebuah kertas bertuliskan sesuatu dan para murid harus mencari sesuatu yang tertulis pada kertas tersebut.

  • Ike menarik kertas bertuliskan “sepatu sebelah kiri”, dia bergegas ke sisi Ayanokouji untuk mengambil sepatu miliknya, namun Ayanokouji tak memberikan sepatunya dengan alasan dia tidak bisa berlari tanpa sepatu. Ike kemudian menuju tenda dan dengan ajaib berhasil merebut posisi pertama.

  • Sekarang Giliran Ayanokouji. Ayanokouji menarik sebuah kertas yang bertuliskan “Bawalah 10 teman”, Ayanokouji yang tak memiliki seseorang yang bisa dia sebut teman kesusakah dengan perintah ini. Dia kemudian meminta perubahan, setelah menunggu selama 30 detik, Ayanokouji menarik sebuah kertas lagi bertuliskan “Orang yang kau cintai”, sudah jelas tidak ada orang seperti itu untuknya. Ayanokouji kembali meminta ganti, dia kemudian menarik kertas bertuliskan “jam” dan akhirnya menyelesaikan lomba di posisi terakhir. (Ayanokouji yang malang)

  • Horikita menemukan Sudou duduk di kursi lobi asrama.

  • Horikita berusaha membujuk Sudou untuk kembali ke perlombaan, namun Sudou mengatakan bahwa dia tidak tahan berada di posisi yang kalah dan tidak terima dengan kecurangan Ryuuen.

  • Horikita mengatakan bahwa Sudou masih kekanak-kanakan, itu membuat Sudou marah.

  • Sudou terus menyalahkan para murid lelaki kelas D atas kekalahannya di lomba menangkap bendera dan Kibasen.

  • Horikita berpikir bahwa dirinya dan Sudou memiliki kemiripan, mereka berdua ingin dihormati oleh seseorang dan keinginan untuk berjuang sendirian.
Sudou dan Horikita
  • Horikita terus menceramahi Sudou, namun nampaknya tidak berhasil. Sudou menyuruh Horikita untuk kembali ke perlombaan.

  • Sudou meninggalkan Horikita dan kembali menuju asrama, namun Horikita berkata bahwa dia akan menggu Sudou di tempat itu bahkan jika memakan waktu selamanya.

  • Kelas D kalah dalam tarik tambang segala arah, tidak adanya Sudou berdampak besar bagi kelas D. Hirata menanggung semua poin untuk menggantikan Sudou dalam perlombaan.

  • Lomba selanjutnya adalah lari kaki tiga campuran, Sudou dan Horikita yang seharusnya berpartisipasi dalam lomba ini. Kelas D harus menyiapkan pengganti.

  • Kushida menawarkan peran untuk menggantikan Horikita dan Ayanokouji yang akan menggantikan Sudou. Mereka akan menghadapi Ichinose dan Shibata dari kelas B.
Shibata dan Ichinose
  • Kushida dan Ayanokouji mulai mengikat kaki mereka, disaat bersamaan Ayanokouji mengatakan sesuatu ke Kushida. “Itu kau, kan? Penghianat kelas D”

  • Ayanokouji menambahkan bahwa dia melihat Kushida meminta tabel partisipasi ke Chabashira-sensei, namun Kushida mengatakan bahwa itu untuk mengingat lomba yang dia ikuti. Kushida bertanya ke Ayanokouji, Jika Ayanokouji sudah mengetahui kebocoran tabel partisipasi kenapa dia tidak melakukan pencegahan.

  • Ayanokouji berkata bahwa tidak ada gunanya melakukan pencegahan selama penghianat itu berada di kelas D, penghianat akan dengan mudah mengakses informasi tentang kelas D.

  • Kushida terus menyangkal tuduhan Ayanokouji. Ayanokouji mengatakan bahwa dia bisa bertanya kepada Chabashira-sensei tentang murid yang meminta tabel partisipasi setelah Hirata menyerahkannya, dan jika ada murid yang melakukan itu maka dapat dipastikan bahwa dialah penghianat tersebut.

  • Kushida akhirnya terdiam, senyum yang ada di wajahnya selama ini pun menghilang.

  • Kushida menunjukkan “muka keduanya”, dia mengaku tentang dirinya yang membocorkan tabel partisipasi kelas D. Kushida mengancam Ayanokouji dengan seragam yang dia sentuh, pada seragam Kushida akan ditemukan sidik jari Ayanokouji. Jika Kushida melaporkan itu, maka akan terjadi masalah yang besar bagi Ayanokouji.

  • Ayanokouji mengonfirmasi tentang ujian khusus di kapal, Kushida yang membocorkan identitasnya sebagai “target” kepada Ryuuen dengan meminta imbalan.

  • Kushida menghianati kelas karena dia ingin mengeluarkan Horikita Suzune dari sekolah bahkan jika harus memusnakan sleuruh kelas.

  • Kushida juga menargetkan Ayanokouji untuk dikeluarkan. (hahahaha, bercanda ni orang)

  • Satu jam berlalu sejak Sudou meninggalkan Horikita, dan Horikita masih tetap menunggu Sudou di tempat yang sama.

  • Sudou akhirnya kembali menemui Horikita. Horikita curhat kepada Sudou tentang masalahnya dengan kakaknya, mereka berdua terus berbicara seolah tidak ada jarak diantara mereka (ciyee)

  • Horikita meminta kepada Sudou untuk meminjamkan kekuatannya, Sudou menerima itu. Horikita akhirnya mengakui keberadaan Sudou, dia akhirnya punya seseorang yang bisa dia sebut teman. Hubungannya dengan Sudou berbeda dengan hubungan yang dia miliki dengan kakaknya dan Ayanokouji.

Ringkasan Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e Volume 5 Chapter 6

Chapter 6 : Demi Siapa?

  • Horikita menuju ke UKS untuk mengompres kakinya yang sedang cedera, dia merasa bahwa perkataan Ayanokouji semuanya benar.

  • Setelah mengobati kakinya, Horikita bertemu dengan Kushida yang berlari panik. Kushida mengatakan bahwa ada sebuah masalah.

  • Kinoshita yang bertabrakan dengan Horikita saal lomba rintangan nampaknya sedang terluka serius, dan Kinoshita ingin Horikita segera menemuinya. Horikita menuju ke UKS tempat Kinoshita dirawat.

  • Chabashira-sensei juga ada di tempat Kinoshita dirawat. Kinoshita mengatakan bahwa Horikita dengan sengaja membuatnya terjatuh, namun Horikita menyangkalnya.

  • Horikita mengatakan bahwa Kinoshita berulang kali memanggil namanya, karena itukah dia berbalik saat lomba. Kinoshita juga berkata bahwa Horikita dengan sengaja menendang tulang keringnya.

  • Horikita berpikir bahwa ini adalah strategi Ryuuen.

  • Kinoshita berniat melaporkan kejadian ini ke sekolah dna kemungkinannya akan terjadi persidangan.

  • Kushida lah yang memberitahu Chabashira-sensei tentang masalah ini, itu karena permintaan Kinoshita.

  • Orang yang tau tentang masalah ini hanya Kinoshita, Horikita, Kushida dan Chabashira Sensei.

  • Tepat setelah mereka memutuskan untuk melihat keadaan Kinoshita, seorang pria berjalan mendekat, dia adalah Ryuuen dengan tawa seakan mengejek di wajahnya.

  • Ryuuen bertanya kepada Kinoshita tentang keadaanya, Kinoshita terlihat gemetar ketakutan melihat sosok Ryuuen.

  • Kaki Kinoshita sudah dibungkus perban, dia mengatakan bahwa tak bisa lagi mengikuti lomba yang tersisa.

  • Horikita sekali lagi menyanggal tentang kecelakaan itu, namun Ryuuen dengan sigap mengatakan bahwa Horikita segaja melakukannya.
Ryuuen Kakeru
  • Kinoshita mengatakan bahwa dia tidak pernah memanggil Horikita selama perlombaan bahkan sekali pun. Kushida mencoba membela Horikita, namun perdebatan terus terjadi.

  • Ryuuen ingin menyelesaikan masalah ini secepatnya, dia menawarkan sebuah kesepakatan. Ryuuen meminta Horikita untuk membayar 1 juta poin jika ingin Kinoshita mencabut laporannya kepada sekolah, namun Horikita tidak ingin menyerahkan satu poin pun kepada Ryuuen.

  • Ryuuen mengatakan bahwa masalah ini harus di bawah ke presiden dewan murid, Ryuuen jelas tau kelemahan Horikita, yakni kakaknya sendiri.

  • Horikita termakan oleh rencana Ryuuen, dia nampaknya bersedia membayar poin demi menyelesaikan masalah ini.

  • Horikita masih yakin bahwa dirinya tidak bersalah, dia membayar poin hanya untuk menyelesaikan masalah. Horikita masih yakin bahwa ini semua adalah rencana Ryuuen.

  • Ryuuen kemudian meminta Horikita untuk bersujud dan meminta maaf, dia ingin meminta jawaban Horikita setelah festival olahraga selesai. Ryuuen dan Kinoshita kemudian meninggalkan ruang UKS.

  • Horikita mempertimbangkan untuk membayar sejuta poin dan bersujud demi masalah ini tak sampai kepada telinga kakaknya.

  • Horikita kemudian melanjutkan untuk mencari Sudou, namun dia tidak menemukannya. Horikita kembali ke lapangan dengan harapan Sudou sudah ada di sana, tapi keberadaan Sudou masih belum terlihat.

  • Horikita bertemu dnegan Ayanokouji dan mengatakan bahwa dia sudah memutuskan untuk mencari Sudou, Horikita juga sudah bagaimana pentingnya Sudou dalam festival olahraga ini.

  • Horikita tidak memberitahu Ayanokouji tentang masalahnya dengan Ryuuen, dia ingin menyelesaikannya sendiri.

  • Lomba untuk ‘Partisipasi yang direkomendasikan akan segera dimulai’, kelas D sedang terpuruk dengan menghilangnya Sudou.
Chapter 7

Ringkasan Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e Volume 5 Chapter 5

Chapter 5 : Membuka Tirai

  • Festival Olahraga telah tiba, seluruh murid berbaris sebagai satu kesatuan.

  • Lomba pertama yang akan dipertandingkan adalah lari 100 meter, Ayanokouji tergabung dalam kelompok 7.

  • Sudou ditempatkan di kelompok pertama dan akan memulai lomba lari 100 meter terlebih dahulu. Sudou mendapat lawan yang tidak terlalu kuat, dia sukses meraih posisi pertama dengan celah jarak yang luar biasa.

  • Katsuragi, Kanzaki (Kelas B) dan Kouenji tergabung dalam kelompok tiga lari 100 meter, namun kouenji tidak terlihat di dalam lapangan. Kanzaki sukses meraih posisi pertama dan Katsuragi di posisi ketiga.

  • Hirata melihat Kouenji berada di pondok sedang menata rambutnya. Kouenji tidak memiliki ketertarikan dengan festival olahraga, ini merupakan kerugian bagi tim merah jika ada murid yang tak berpartisipasi.

  • Tim merah memiliki dua murid yang tidak berpartisipasi yakni Kouenji dan Sakayanagi.

  • Selanjutnya giliran kelompok tujuh untuk berlari, Ayanokouji dan Hirata akan mewakili kelas D dan disampingnya ada Yahiko (Kelas A). Ayanokouji mengincar posisi kelima dan berhasil finish, posisi pertama ditempati oleh Hirata.

  • Lomba lari 100 meter putra telah selesai, Sudou yang marah menghampiri Kouenji dan berniat memukulnya namun Hirata dengan sigap segera menghentikan Sudou. Sudou melayangkan tinjunya ke Kouenji, namun Kouenji dengan mudah memblokirnya.

  • Lomba lari 100 meter putri juga hampir selesai, tersisa kelompok Horikita yang akan berlari.

  • Sakura menghampiri Ayanokouji dan mengatakan apakah Ayanokouji melihatnya berlari, Ayanokouji yang tak melihatnya berlari hanya bisa mengatakan bahwa Sakura telah melakukannya dengan baik. 
Sakura Airi
  • Horikita akan berhadapan dengan Ibuki Mio (Kelas C), mereka berdua memiliki kemampuan fisik yang baik. Dengan pertandingan yang sengit, Horikita berhasil menempati posisi pertama.

  • Hasil sementara setelah lari 100 meter, Tim merah memimpin dengan 2011 poin dan tim putih dengan 1891 poin.

  • Lomba selanjutnya adalah lomba lari rintang, jika menjatuhkan rintangan maka akan ditambahkan 0,5 detik pada waktu peserta dan jika menyentuh rintangan maka akan ditambahkan 0,3 detik pada waktu peserta.

  • Ayanokouji berada di kelompok keempat dalam lomba lari rintang, dia akan berhadapan dengan Kanzaki (kelas B). Ayanokouji finish di posisi ketiga, dia terus mempertahankan posisi yang tidak akan mengundang perhatian.

  • Horikita dan Sakura akan dipasngkan dalam lari rintang ini, namun lawan yang harus mereka hadapi adalah Yajima dan Kinoshita yang merupakan dua murid tercepat kelas C. Horikita finish di posisi ketiga, Hirata merasakan sesuatu yang buruk tentang kombinasi tadi.

  • Lomba selanjutnya adalah menangkap bendera, lomba ini sederhana namun sedikit kasar. Akan ada tim yang bertugas sebagai penyerang dan pertahanan, mereka harus menangkap bendera lawan, dan yang berhasil menangkap sebanyak 2 kali lah yang akan menang.

  • Kelas D akan bertugas untuk menyerang dan kelas A akan bertahan. Di sisi tim putih, yang akan bertahan adalah kelas B dan Kelas C akan melakukan penyerangan. Kelas D vs Kelas B dan Kelas A vs Kelas C.

  • Kelas D berusaha sekuat tenaga untuk merebut bendera yang dijaga oleh kelas B, namun pertahanan kelas B sangat solid. Di sisi lain, Kelas A terdesak dengan penyerangan yang dilakukan kelas C. Bendera tim merah berhasil diambil terlebih dahulu, kemenangan untuk tim putih pada babak pertama.

  • Babak kedua, Kelas D akan mengambil peran bertahan dan kelas A akan melakukan penyerangan. Di tim putih, strategi yang mereka mainkan tetap sama. Kelas C vs Kelas D dan Kelas A vs Kelas B.

  • Kelas C melakukan penyerangan dengan agresif bahkan hampir mendekati permainan kotor, Sudou mendapat banyak pukulan, dia pun merasakan kesakitan. Ryuuen kemudian maju dan berhadapan dengan Sudou, bendera tim merah berhasil diambil. Ryuuen menginjak Sudou yang sedang terbaring di tanah. Kekalahan telak untuk tim merah.

  • Permainan lempar bola untuk perempuan juga sedang berlangsung, dan hasilnya kemenangan untuk tim merah. Kekalahan murid laki-laki pada lomba menangkap bendera sedikit terbayarkan dengan kemenangan murid perempuan.

  • Lomba berikutnya adalah tarik tambang, tim merah mamakai strategi ‘berbaris berdasarkan tinggi badan’, namun beberapa murid dari kelas A tidak setuju dengan strategi tersebut, mereka adalah murid dari faksi Sakayanagi.

  • Tim putih yang tak memiliki kerjasama, berbaris berdasarkan kelas. Kelas B akan berada di bagian depan tali, sedangkan kelas C berada di belakang. Babak pertama dimenangkan tim merah dengan mudah.

  • Kelas C berdasarkan perintah Ryuuen merubah posisi mereka dimana mereka menempatkan dari yang terkecil. Babak kedua dimulai, tim merah mulai menarik seperti pada babak pertama, namun pertahanan tim putih jadi lebih kuat. Babak keduapun dimenangkan oleh tim putih, kedudukan 1:1.

  • Babak ketiga, kedua tim mulai saling menarik dan bendera tim putih sudah sedikit condong ke sisi tim merah. Pertandingan berakhir dengan tim merah yang terjungkal ke belakang, kelas C melepaskan tali sehingga membuat yang lainnya terjatuh. Walaupun tim merah menang namun mereka tidak cukup puas dengan hasilnya.

  • Selanjutnya adalah lomba rintangan, Sudou akan menghadapi Shibata (Kelas C) serta Nomura dan Suzuki (Kelas C), mereka adalah lawan yang tangguh untuk Sudou. Sudou dan Shibata berhasil melewati rintangan pertama yakni balok keseimbangan dengan mudah. Pada rintangan kedua, mereka harus merangkak melewati jarring, Sudou sejauh ini masih memimpin. Rintangan terakhir adalah lompat karung, Sudou dan Shibata bersaing dengan sangat ketat. Akhirnya Sudou berhasil merebut posisi pertama.

  • Lomba rintangan untuk murid perempuan segera dimulai, giliran kelompok Horikita yang akan bertanding. Kinoshita dan Yajima (Kelas C) akan kembali menjadi lawan Horikita, ini merupakan hal yang aneh jika Horikita harus melawannya 2 kali.

  • Horikita dengan susah payah untuk melewati mereka berdua. Horikita berhasil mengambil posisi kedua dari Kinoshita, beberapa kali Horikita terlihat berbalik sehingga membuat jaraknya dengan Kinoshita semakin menyempit. Horikita dan Kinoshita saling bertabrakan dan terjatuh. Horikita berakhir dengan posisi 7 dan Kinoshita diposisi terakhir.

  • Ayanokouji dan Hirata berpikir bahwa Kinoshita dan Yajima yang berada satu kelompok dengan Horikita bukanlah sebuah kebetulan.

  • Horikita mengatakan bahwa selama lomba Kinoshita berulang kali memanggil namanya, itulah yang membuat Horikita berbalik saat lomba.

  • Horikita telah mengumpulkan 30 poin dan Ayanokouji 27 poin.

  • Acara selanjutnya adalah Lomba tiga kaki. Sudou berpasangan dengan Ike dan dengan luar biasa berhasil meraih posisi pertama. Pasangan Ayanokouji dan Hirata juga dengan mudah meraih posisi pertama.

  • Selanjutnya giliran pasangan Horikita dan Kushida, Horikita nampaknya mendapat cedera saat lomba rintangan, hal itu mempengaruhinya dalam lomba kali ini. Mereka pun finish di posisi terakhir.

  • 10 menit waktu istirahat diberikan, Horikita menuju ke UKS untuk mengompres cederanya.

  • Perpecahan kelas A sangat jelas terlihat, faksi Sakayanagi mendominasi Kelas A.

  • Ayanokouji bertanya kepada Hirata tentang murid yang bernama Sakayanagi, Hirata mengatakan bahwa Sakayanagi sangat sopan dan baik kepada orang lain, namun berbeda untuk kelas A, rumor mengatakan bahwa dia adalah sosok yang agresif dan kejam.

  • Acara selanjutnya adalah Kibasen (Kuda-kudaan) antara tim merah vs tim putih.

  • Empat murid akan bertindak sebagai kuda dan satu murid sebagai penunggang mereka. Setiap tim akan membentuk delapan kuda, masing-masing penunggang akan memakai ikat kepala dan lawan harus merebut ikat kepala tersebut. Satu penunggang akan bernilai 50 poin, dan satu setiap kelas punya satu penunggang kuda yang ditunjuk sebagai jenderal dengan nilai 100 poin.

  • Horikita, Karuizawa, Kushida dan Mori akan menjadi penunggang bagi kelas D.

  • Pertandingan dimulai, semua kuda kelas C mengepung kuda Horikita dan mengabaikan kuda lainnya. Karuizawa mencoba membantu Horikita namun di halangi oleh kuda milik Ichinose, Ini menjadi Karuizawa vs Ichinose.
Karuizawa Kei dalam Pertandingan Kibasen
  • Ikat kepala Horikita berhasil dicuri, penyebab kekalahannya adalah karena kelas A tidak mau membantu Horikita. Satu persatu ikat kepala penunggang kelas D berhasil direbut, kini tersisa kelas C dan kelas B vs kelas A. Tim putih memenangkan pertandingan ini dengan telak, mereka hanya kehilangan dua ikat kepala.

  • Giliran murid laki-laki, Ayanokouji, Miyake dan Sudou membentuk kuda terkuat kelas D dengan Hirata sebagai penunggang.

  • Tim merah mendominasi Kibasen putra, hanya tersisa Ryuuen di tim putih sedangkan tim merah masih menyisahkan tiga kuda termasuk kuda milik Hirata dan Katsuragi.

  • Ryuuen mencoba memprovokasi Sudou untuk duel satu lawan satu, Sudou termakan provokasi Ryuuen. Kini kuda Hirata vs kuda Ryuuen, Hirata dua kali hampir merebut ikat kepala Ryuuen, namun terlepas karena licin. Pada akhirnya, ikata kepala Hirata berhasil direbut.

  • Ryuuen berhasil merebut ikat kepala yang tersisa dari kelompok merah, Kemenangan sempurna untuk Ryuuen.

  • Hirata mengatakan bahwa ikat kepala yang digunakan Ryuuen sedikit aneh. Ikat kepala itu licin seperti sudah dilumuri dengan minyak rambut.

  • Karuizawa sudah mulai memanggil Ayanokouji dengan nama depannya (Karuizawa agresif pemirsa).

  • Ayanokouji mengatakan ke Karuizawa bahwa kelas C mengetahui semua nomor kelompok pertandingan kelas D. mereka memberikan lawan yang mudah untuk murid atletis seperti Sudou dan Onodera, kemudian yang tidak atletis seperti Sotomura, Yukimura dan Ike mereka akan memberi lawan yang mampu nyaris menang.

  • Tabel partisipasi kelas D telah bocor, sejauh ini semua sesuai prediksi Ayanokouji.

  • Sudou dengan perasaan yang sangat marah berniat menghampiri Ryuuen di tenda kelas C, Hirata mencoba mendinginkan kepala Sudou. Sudou malah mengajak Hirata untuk mengeroyok Ryuuen :v

  • Sudou mengatakan bahwa dia pemimpin kelas D dalam festival olahraga, namun Hirata mempertanyakan itu. Murid lain nampaknya mencoba menjauh dari Sudou termasuk Horikita yang memandangnya dengan jengkel.

  • Sudou mengklain bahwa dia berusaha mati-matian untuk kelas, namun dibantah oleh Yukimura yang mengatakan bahwa Sudou hanya ingin pamer.

  • Sudou yang mendapat tekanan tiba-tiba melayangkan sebuah pukulan ke Hirata. Sudou yang sudah dikuasai oleh kemarahan mencoba untuk memukul Yukimura, namun hanya dengan memukul Hirata, Sudou sudah ditatap sinis oleh seluruh kelas.

  • Chabashira-sensei menghampiri kelas D yang sedang berselisih, namun Hirata mengatakan bahwa tidak terjadi apa-apa.

  • Sudou meluapkan kemarahannya pada kursi yang ada di dekatnya, dia kemudian pergi meninggalkan rombongan kelas D.

  • Ryuuen mendekati Hirata dan menanyakan tentang apa yang terjadi dengan Sudou. Sampai saat ini, Ryuuen telah menempati posisi pertama di setiap lomba individu.

  • Ayanokouji mengatakan ke Horikita bahwa dia harus membawa Sudou kembali karena hanya dia yang bisa melakukan hal tersebut. Ayanokouji kemudian meyakinkan kepada Horikita bahwa Sudou masih belum terkalahkan selama festival olahraga dan keberadaannya merupakan asset kelas D.

  • Ayanokouji mencoba menyadarkan Horikita tentang apa yang harus Horikita lakukan mulai dari sekarang. Ayanokouji juga berkata bahwa Sudou bisa menjadi senjata untuk Horikita (sama seperti Ayanokouji yang mempunyai Hirata dan Karuizawa).

  • Setengah dari festival olahraga telah berakhir dengan keterpurukan untuk kelas D. murid diberikan waktu untuk beristirahat.

  • Horikita tidak terlihat berada di antara kelas D untuk makan siang, mungkin saja dia sudah pergi mencari Sudou. Di sisi lain, Kushida juga pergi untuk mencari Sudou.

  • Ayanokouji, Hirata dan Karuizawa mendiskusikan tentang penghianat yang membocorkan informasi kelas D. Ayanokouji ingin Horikita menyadari keberadaan mata-mat dan menghadapinya.

  • Ayanokouji berbohong kepada mereka berdua tentang dia yang telah mengetahui tentang moral si penghianat dan ingin memberinya waktu untuk mengintrospeksi diri.
Powered by Blogger.