Ringkasan Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e Volume 6 Chapter 2

Ringkasan Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e Volume 6 Chapter 2

Chapter 2 : Paper Shuffle

  • Chabashira-sensei akan segera menyampaikan hasil ujian tengah semester kelas D, dan akan mendapat pengeluaran jika tidak lulus ujian tengah semester atau ujian akhir.

  • Standar nilai untuk setiap mata pelajaran adalah 40 poin, hasil dari festival olahraga juga akan mempengaruhi hasil ujian tengah semester.

  • Sotomura memiliki kinerja terburuk selama festival olahraga, jadi dia mendapatkan pengurangan 10 poin.

  • Pengumuman hasil dimulai dari yang terendah, Yamauchi mendapat nilai terendah di ujian tengah semester ini, diikuti oleh Ike, Inogarashi, Satou, dan Sotomura. Namun, mereka semua sudah melewati nilai rata-rata yang ditetapkan.

  • Sudou yang sebelumnya selalu berada di peringkat terakhir secara mengejutkan naik 12 peringkat, dengan nilai rata-rata 57 poin.

  • Ayanokouji mendapat nilai rata-rata 64 poin, dia bisa saja mendapat nilai sempurna jika dia mau.

  • Tidak ada siswa yang dikeluarkan pada ujian tengah semester kali ini, semuanya lulus tanpa ada masalah.

  • Chabashira-sensei meminta pendapat Ike tentang sekolah ini, Ike hanya mengatakan bahwa sekolah ini adalah sekolah yang bagus, murid bisa mendapatkan uang saku, makanannya lezat dan kamarnya bagus.

  • Akan ada kuis delapan mata pelajaran minggu depan sebagai bagian dari ujian akhir semester kedua, para murid sedikit terkejut dengan berita tersebut.

  • Kuis akan terdiri dari 100 pertanyaan dengan total 100 poin, tetapi isi kuis tersebut hanya berada pada level yang sama dengan murid kelas 3 SMP. Kuis ini tidak akan mempengaruhi nilai murid walaupun murid tersebut mendapat nilai 0 sekalipun.

  • Hasil dari kuis ini akan sangat berdampak untuk ujian akhir selanjutnya, hasil dari kuis ini akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan pasangan dengan murid lain di kelas.

  • Ujian akhir akan diadakan secara berpasangan, ada delapan mata pelajaran yang masing-masing terdiri dari 50 pertanyaan, jadi totalnya 400 pertanyaan. Murid akan dinyatakan gagal apabila akumulasi nilai pasangan berada dibawah 60 poin, contohnya, jika Ike mendapatkan nilai 0 dan Hirata yang merupakan pasangannya mendapat nilai 60, maka pasangan tersebut tidak akan dikeluarkan.

  • Murid juga akan dinyatakan gagal apabila nilai keseluruhan kelas berada di bawah standar, sekolah belum menentukan nilai standar untuk keseluruhan, namun tahun-tahun sebelumnya nilai standar berjumlah 700 poin.

  • Chabashira-sensei mengatakan bahwa ujian kali ini dikenal dengan nama “Paper Shuffle”, dan tiap tahun selalu ada murid yang dikeluarkan karena ujian ini (sebagian besar dari yang dikeluarkan berasal dari kelas D).

  • Pasangan akan diumumkan setelah hasil dari kuis keluar, namun sekolah tidak memberitahu tentang cara pembagian pasangan.

  • Sistem dari ujian akhir ini:

    Pertama, para murid akan diminta untuk memikirkan dan membuat soal-soal ujian akhir sendiri, kemudian soal-soal tersebut akan diberikan kepada salah satu dari tiga kelas lainnya, dengan kata lain, antar kelas akan saling menyerang. Kelas pemenang akan mendapatkan 50 poin langsung dari kelas yang kalah.

    Misalnya, kelas A menyerang kelas B dan Kelas D menyerang kelas A. jika kelas A berhasil menyerang kelas B, maka kelas A akan menerima 50 poin dari kelas B dan juga jika kelas A berhasil bertahan dari serangan kelas D, maka kelas A juga akan menerima 50 poin dari kelas D.

    Namun, jika terjadi pertarungan langsung antar kelas, maka poin kelas yang dipertaruhkan akan menjadi 100 poin. Misalnya, terjadi pertarungan langsung antara kelas A melawan kelas D dan kelas B melawan kelas C.

    Pertanyaan yang dibuat murid akan diperiksa terlebih dahulu oleh para guru agar tidak ada soal yang keluar dari materi pelajaran. Jika murid tidak bisa menyiapkan soal sampai batas waktu yang telah ditentukan, maka pihak sekolah yang akan memberikan soal, namun levelnya tentu akan lebih rendah sehingga ada kemungkinan kelas yang diserang akan dengan mudah menjawab soal tersebut.

    Untuk penentuan kelas yang diserang, seorang murid hanya perlu mencalonkan kelas yang diinginkan dan wali kelas masing-masing akan melaporkan kepada atasan. Jika terjadi dua penyerangan pada kelas yang sama, maka pihak sekolah akan melakukan undian.

  • Inti dari ujian ini adalah, menentukan bagaimana para murid berpasangan serta belajar untuk menjawab soal-soal yang diberikan oleh kelas lain.

  • Petinggi-petinggi kelas D :v (Horikita, Hirata, Karuizawa, Kushida dan Ayanokouji) akan mendiskusikan langkah selanjutnya di kafe.

  • Horikita menceritakan kepada Ayanokouji tentang dirinya yang pernah satu sekolah dengan Kushida. Menurut Horikita, Kushida adalah orang yang popular sewaktu di SMP, sama persis dengan sifat yang diperlihatkan Kushida saat ini.

  • Ada rumor tentang Kushida sewaktu SMP, kabarnya ada sebuah kelas yang menjadi kacau/hancur dan yang menjadi penyebab kekacauan tersebut adalah Kushida. Kondisi kelas tersebut tidak dapat dipulihkan kembali, papan tulis dan meja dipenuhi dengan coretan tuduhan. Banyak rumor negative tentang kelas tersebut, mulai dari bullying bahkan sampai tindak kekerasan.

  • Mungkin itulah penyebab mengapa Kushida sangat membenci Horikita, dia berpikir bahwa Horikita mengetahui masa lalunya.

  • Horikita dan Ayanokouji mendiskusikan tentang senjata apa yang mungkin bisa menghancurkan sebuah kelas, dan mereka sampai pada kesimpulan yakni “Kebohongan”.

  • Kushida akan melakukan apa saja demi menyembunyikan masa lalunya, dia bahkan bekerja sama dengan Ryuuen demi mengeluarkan Horikita yang mengetahui masa lalunya. Hal yang paling menakutkan adalah Kushida bahkan bisa mengambil keputusan untuk menghancurkan kelas D demi mengubur masa lalunya.

  • Ayanokouji mengambil kesimpulan bahwa jika kelas D ingin naik ke kelas A, maka mereka harus bersiap untuk mengeluarkan Kushida dari sekolah. Mendengar hal itu, Horikita menatap Ayanokouji dengan tatapan marah.

  • Horikita tidak ingin menyerah terhadap Kushida karena dia yakin bahwa Kushida akan sangat berguna kedepannya, sebagaimana dia yang tidak menyerah terhadap Sudou.

  • Horikita bertanya tentang apa yang dilakukan Ayanokouji kepada Ryuuen, dia mengatakan bahwa merekam rencana kelas lain bukanlah sesuatu yang mudah. Horikita tidak suka dibantu oleh Ayanokouji karena itu berarti Ayanokouji yakin bahwa Horikita akan gagal, namun Horikita akhirnya berterima kasih kepada Ayanokouji.

  • Petinggi kelas D akhirnya berkumpul untuk melakukan diskusi tentang strategi menghadapi kuis.

  • Hasil dari kuis tidak akan berpengaruh pada nilai akademik, jadi mereka berkesimpulan bahwa kuis ini adalah landasan untuk menentukan pasangan masing-masing.

  • Kesimpulan yang mereka dapatkan adalah para murid akan dipasangkan secara seimbang, murid dengan nilai tertinggi dalam kuis akan dipasangkan dengan murid dengan nilai terendah, begitu seterusnya.

  • Kelas D sudah memutuskan untuk menyerang kelas C dengan alasan diantara tiga kelas lainnya, kelas C lebih lemah dalam bidang akademik.

Chapter 3

Berlangganan update artikel terbaru via email:

5 Responses to "Ringkasan Light Novel Youkoso Jitsuryoku Shijou Shugi no Kyoushitsu e Volume 6 Chapter 2"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel